Menu

Bu Parisah Butuh Rumah

rumah bu parisah

Saat ini Indonesia sedang dilanda kemarau panjang. Hal ini menyebabkan terjadinya kekeringan di beberapa daerah. Kondisi ini diperparah dengan aksi pembakaran hutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan terjadinya bencana kabut asap yang tak kunjung berkesudahan. Bahkan dampaknya terasa sampai ke negeri tatangga. Susahnya mendapatkan air, sulitnya melakukan pemadaman hutan yang terbakar, juga semakin bertambahnya korban yang berjatuhan akibat bencana ini, membuat kita semakin prihatin. Berharap Tuhan segera menurunkan hujan di seluruh wilayah nusantara.

Namun, di salah satu sudut bumi pertiwi ini, sebenarnya ada orang-orang yang belum berharap hujan segera turun. Bagaimana mau mengharapkan hujan, jikalau belum hujan saja tidurnya senantiasa dalam kedinginan. Mungkin bagi orang lain hujan menjadi berkah, namun bagi mereka yang hidup di rumah yang tidak tertutup rapat, hujan akan membuat hatinya semakin gelisah.

Adalah Ibu Parisah. Perempuan sepuh ini hidup sebatangkara tanpa sanak maupun saudara. Hari-harinya dilalui dengan menempati rumah yang hampir roboh di tanah milik orang lain di Dusun Sawahan, Kelurahan Jampirejo, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung. Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, perempuan yang berumur 70 tahun ini hanya bisa berharap belas kasihan dari tetangga sekitar. Kondisinya yang sudah sepuh membuat fungsi pendengaran dan penglihatannya semakin berkurang.

Tak ada yang berkeinginan hidup seperti Ibu Parisah. Namun, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, guratan takdir akan senantiasa berlaku bagi setiap hamba-Nya. Pun begitu nasib yang menimpa Ibu Parisah.

Semua yang Tuhan anugerahkan akan menjadi ujian bagi orang yang bernasib seperti Ibu Parisah juga ujian buat kita semua. Akankah kita memilih menutup mata? Ataukah kita peduli membantunya.

Sahabat, begitu banyak nikmat Tuhan anugerahkan pada kita. Nikmat sehat, nikmat memiliki keluarga, nikmat memiliki rumah yang layak, nikmat memiliki pekerjaan, nikmat memiliki orang-orang tercinta dan juga nikmat-nikmat lain yang tidak pernah dirasakan oleh Ibu Parisah.

Sahabat, mari sisihkan sebagian harta kita untuk membangunkan rumah yang layak bagi Ibu Parisah.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menerima setiap amal baik kita. Semoga Allah SWT senantiasa memuliakan Ibu Parisah. Amin.

Salurkan Bantuan Anda Melalui Kami :

Rekening Bank Syariah Mandiri (451) No. 7770005544 an. Sahabat Sejati
Konfirmasi bantuan anda dengan sms ke nomor 087770006344 dengan format :
Rumah Bu Parisah # Nama # Alamat # Jumlah Donasi # 1 (Jika nama Anda ingin di tampilkan) / 2 (Jika nama Anda tidak ingin di tampilkan).

Semua transaksi keuangan maupun kegiatan ini akan dilaporkan di website ini.

2 Comments
  1. Dyah Prabandari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *