Menu

Sahabat Sejati # 4

IMG-20140829-WA0004Alhamdulillah semenjak Komunitas Berbagi Sahabat Sejati ini diresmikan, tak terasa sudah menginjak bulan yang ke lima. Meski perjalanan komunitas ini tak semulus yang dibayangkan namun segala problematika yang mengiringi tak menyurutkan semangat kawan-kawan Sahabat Sejati untuk senantiasa peduli.

Berpencar dari berbagai penjuru tanah air tak menghalangi rasa kebersamaan Sahabat Sejati. Dari Temanggung, Magelang, Bandung, Jakarta, Kalimantan maupun yang berada di tanah Papua senantiasa istiqomah mengikat erat tali persahabatan untuk bersama-sama memberi kontribusi.

Kali ini Sahabat Sejati hadir di Kabupaten Bandung. Dengan semangat yang membara kawan-kawan Sahabat Sejati Bandung, Alhamdulillah kami dapat menyalurkan sedikit rizki yang Allah titipkan untuk saudara kita di wilayah ini. Meski jumlahnya belum seberapa, mudah-mudahan Allah senantiasa menganugerahkan Istiqomah. Dengan bermodal kesederhanaan, kejujuran dan transparansi semoga lambat laun semakin banyak hamba Allah yang tergerak hatinya untuk bergabung dengan Sahabat Sejati.

Mak Ami dan Bu Isah, Hidup Seorang Diri

IMG-20140829-WA0012Siapakah yang ingin menjadi janda? Pasti tidak ada yang mau. Namun, ketika kehendak Allah telah diguratkan pada seseorang, mau tak mau, suka tak suka maka itu harus berlaku. Inilah yang dialami Mak Ami dan Bu isah. Di usia yang lebih dari 60 tahun, perempuan yang tinggal di Cimeyan, Bandung ini harus hidup seorang diri. Dengan kondisi yang renta beliau harus mencari sesuap nasi sendiri. Bermodal kesederhanaan dan ketabahan, semoga kelak Allah Yang Maha Adil membalas dengan sebaik-baik balasan. Semoga Allah memuliakan beliau kelah di zaman keabadian. Amin.

Mak Inah, Tetap Gigih Bekerja Meski Renta dan Gulita

IMG-20140831-WA0000Pekat. Gelap. Gulita sudah menjadi teman sehari-hari Mak Inah. Perempuan yang sudah berusia ini 70 tahun ini adalah seorang penyandang tuna netra. Meski kondisi demikian beliau tak mau hanya menengadahkan tangan meminta-minta kepada orang lain. Berbekal dengan keahlianya dalam pijat memijat, juga didampingi suaminya yang sudah berusia 80 tahun, ia rela berkeliling kampung setiap hari demi mendapat seseorang yang membutuhkan jasa pijatnya. Meski sudah tua namun semagatnya masih membara. Semoga Allah memberi yang terbaik untuk beliau. Amin.

Pondok Pendidikan Al Furqon, Pendidik Para Duafa

IMG-20140831-WA0004Sudah menjadi kesepakatan jikalau pendidikan menjadi modal setiap insan untuk mengarungi kehidupan. Terutama pendidikan agama yang menjadi benteng ampuh untuk menjauhkan anak-anak kita dari sifat-sifat tercela. Berbekal tekat yang kuat Pondok Pendidikan Al Furqon menjadi salah satu wadah untuk menumbuhkan bibit-bibit generasi yang berakhlak mulia. Sebagian muritnya adalah kamu duafa. Dengan niat yang kuat serta semangat yang gigih Al Furqon berkomitmen untuk mendidik para siswanya untuk menjadi generasi yang unggul, agamis dan berakhlak mulia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *